Penyebab Doa Tidak Dikabulkan

Agama islam menyuruh pemeluknya, supaya sering berdoa kepada Allah Swt. Setiap doa yang datangnya dari hati yang tulus ikhlas karena Allah maka akan di perkenankan. Sebagaiman firman-Nya di dalam Al-Qur’an:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِي وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِي لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ  ١٨٦

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku (Allah) adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku (memohon kepada Allah), maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (Q.S Al-Baqar’ah: 186).

Akan tetapi ada pula orang yang masih berpikir, saya berdoa siang dan malam memohon kepada Allah, bahkan bertahun-tahun, tetapi apaya yang di saya pinta kepada Allah tidak pernah di kabulkan. Memang kalau sepintas lalu kita berpikir seakan-akan tidak yakin apa yang dikatakan ayat tersebut dalam surah Al-Baqarah: 186 tersebut, akan tetapi jarang pula jarang pula orang melakukan penelitian kenapa doanya tidak dikabukan? Tentu ada sebabnya. Salah satu ulama sufi yang terkemuka yang bernama Ibrahim Bin Adham mengatakan: bahwa  ada sepuluh macam penyebab doa tidak dikabulkan oleh Allah.
Sepuluh Macam Penyebab Doa Tidak Dikabulkan

Pertama: kamu kenal Allah, tapi kamu tidak taat kepadanya.

kamu mengenal Allah. Allah yang menciptakan langit dan bumi, menciptakan alam semesta beserta isinya. Kamu yakin Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Allah tempat kita menyembah dan meminta. Akan tetapi, kamu tidak mau mengerjakan perintah-Nya dan tidak taat kepada-Nya. Dan kamu selalu mengerjakan apa-apa yang dilarang-Nya, dan terkadang kamu meminta bukan kepada-Nya.

Kedua: kamu mengenal Rasul-Nya (Muhammad Saw), tetapi kamu tidak mengikuti Sunnah dan ajara-nya.

Kita tahu bahwa Rasulullah adalah pembawa rahmat, dan ajarannya membawa kebaikkan, juga keselamtan dunia mapun akhirat. Akan tetapi kita tidakmu mengikuti sunnah yang di ajarkannya. bahkan kita jauh akan sunnah-sunnahnya.

Ketiga: kamu memabaca Al-Qur’an, tapi kamu tidak mengamalkan isinya.

Kita tahu Al-Qur’an itu adalah petunjuk untuk membedakan yang halal dan yang haram, dan menjukkan kejalan yang menuju kesurga. Tetapi kita tidak mau mengamalkan isi kandungannya itu dalam kehidupan kita sehari-hari.

Keempat: kamu di beri nikmat Allah. Tapi tidak mau mesyukurinya.

Kita telah di berikan nikat berupa rezeki, baik berupa harta, anak, istri dan jabatan. Tapi kita tidak mau mensyukurinya. Arti syukur itu bukan hanya mengucapkan Alhamdulillah saja, akan tetapi tana sesorang bersyukur adalah dengan melaksanakan perintah Allah, dan meninggalkan larangannya. Contoh kecil adalah memberikan sebagian rezeki kita kepada orang miskin dan anak yatim.

Kelima: kamu tahu surga di akhirat nanti ada, akan tetapi kamu tidak berusha mendapatkannya. 

Kita tahu surga di peruntukan untuk orang-orang yang bertakwa kepada Allah dan orang-orang yang suka mengerjakan amal-amal sholeh. Tapi kita tidak mau berbuat amal sholeh.

Keenam: kamu tahu tentang adanya neraka di hari kiamat nanti, akan tetapi kamu tidak mau menjauhinya.

Kita tahu neraka itu untuk orang-orang yang berbuat dosa tetapi kita tidak mau berhenti melakukan perbuatan dosa.

Ketujuh: kamu tahu setan adalah musuh, tapi kamu tidak mau memeranginya.

Kita tahu syetan itu ada dan dia akan selalu menyesatkan manusia dan berusaha untukmengajak kita ke dalam neraka. Tapi kita tetap saja mengikuti ajakannya yaitu berbuat kejahatan atau dosa, bahkanyang lebih parahnya kita tidak berusaha menghindari ajakannya.

Kedelapan: kamu tahu kamu akan mati tapi kamu tidak mempersiapkan diri untukmenghadapi kematian. 

Mempersiapkan diri yaitu dengan bekal amal ibadah yang banyak, sebab amal ibadah itulah yang dapat menyelamatkan dan membahagiakan kita,baik sewaktu sakaratul maut,di dalam kubur maupun di yaumil hisab nanti.

Kesembilan: kamu sering mengubur orang mati tapi kamu tidak mengambil pelajaran daripadanya.

Kita sering mengubur mayat tapi tidak berpikir kalau hari ini kita menguburkan teman kta, mungkin besok kita pula yang dikuburkan. Jarang orang yang berpiir begitu, kadang pula orang sewaktu menguburkan temannya,dia bersenda gurau bahkan tertawa ria, dan adapula yang beerkata-kata kotor, padahal perbuatan itu sangatlah tercela.

Kesepuluh: kita suka membicarakan aib orang lain, tapi kita lupa mengoreksi diri sendiri.

Kita suka membiarakan aib orang lain maupun kejahatan orang lain sedangkan kita sendiri tidak sadar akan kejahatan yang kita lakukan. 

Nah, inilah 10 macaam penyebab doa yang tidak dikabulkan atau diijabah oleh Allah. Untuk itu marilah kita, renungkan dan memperbaiki diri, dengan sikap mengikuti ajaran-ajaran yang disampaikan Rasulullah kepada kita. Agar doa kita selalu diperkenankan oleh Allah, sebab Allah tidak memperkenankan doa kepada jiwa yang lalai dan kotor. Akan tetapi kalau semua perintah Allah sudah kita laksanakan dan larangan sudah kita tinggalkan, tapi doa kita masih belum terkabulkan, mungkin Allah tidak mengabulkannya, takut akan menjadi mudharat atas diri si  pemohon atau sebagai cobaan si pemohon. Apakah dia bersabar atau murka, kalau doanya tidak terkabul. Tapi menurut sebuah hadis kata Rasulullah: “kebanyakan doa umatku akan terkabul di akhirat nanti”. 

Wassalamualaikum Wr.Wb
Sekar Pamungkas Penulis, dan Guru

0 Response to "Penyebab Doa Tidak Dikabulkan "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel