Jurus Langit Menjadi Kaya Raya


Menjadi kaya adalah impian setiap manusia apalagi manjadi orang yang kaya dengan rezeki yang berkah dan rezeki yang dapat menentramkan jiwa. Rezeki tersebut tentunya yang harus didapat dengan halal dan toyibah dan disertai doa. Adapun di sini penulis akan menyampaikan 8 jurus atau cara yang dapat kita lakukan sebagai ikhtiar kita agar menjadi kaya yang berkah di sini penulis mengambil dari buku yang berjudul Jurus Langit Agar Kaya Raya yang ditulis oleh Fawwaz Faqih Adzdzakiy yang diterbitkan oleh Araska. Di antaranya penulis hanya merangkum 8 jurus langit saja semoga bermanfaat bagi para pembacanya nanti.

Delapan  Jurus Langit Menjadi Kaya Raya

Jurus Pertama: Sholat Dhuha
Sholat dhuha merupakan ibadah yang dikerjakan pada waktu saat matahari sedang naik dengan jumlah rakaat 2 dan maksimal 12 rakaat. Serta dilakukan 2 rakaat 1 kali salam. Keutamaan sholat dhuha begitu besar. Sholat dhuha merupakaan ibadah sunnah muakkadah yakni sunnah yang sanggat dianjurkan. Rasulullah saw pernah bersabda dalam hadis Qudsinya:

Allah Azza Wa Zalla berfirman: “wahai anak Adam jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada permulaan siang (sholat dhuha), nanti akan Aku-cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”(H.R. Hakim dan Thabrani)

Selain itu sholat dhuha merupakan salah satu amalan yang disukai Nabi saw. Hal ini sebagaimana yang dianjurkan oleh Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a.

“kekasihku Rasulullah saw. Telah berwasiat kepadaku dengan puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha dan witir sebelum tidur.” (H.R. Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

Para orang alim, auliyah dan ulama sangat memperhatikan sholat dhuhanya. Al-imam syafi’i pernah mengatakan “tidak ada alasan bagi orang mukmin untuk tidak melakukan sholat dhuha. Hal ini sudah jelas dikarenakan oleh seorang mukmin sangat apik dan getol untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya.”

Sholat dhuha akan membukakan pintu keberkahan. Kita harus sadar rezeki ada dalam genggaman-Nya dengan mengerjakan sholat dhuha. Allah akan membukakan pintu rezeki hamba-Nya. Ketika pekerjaan atau usaha kita dalam keadaan sulit, kerjakanlah sholat ini, maka lakukanlah, insyaallah rezeki kita akan bertambah dan bisnis kita akan lancar, dan juga di akhirat kita mendaptakan ketentaraman.    

Jurus Kedua: Shalat Tahajud

Sholat tahajud adalah merupakan sholat sunnah yang dilakukan pada waktu sehabis tengah malam sesudah tidur walaupun hanya sebentar saja. Mengenai rakaat sholat tahajud sekurang-kurangnya dua rakaat dan sebanyak-sebanyaknya 12 rakaat. Sedangkan waktu sholat tahajud dapat dibagi menjadi tiga bagian sebagai berikut.

Pertama. Sepertiga malam yang pertama dari sekitar pukul 19.00 WIB sampai 22.00 WIB.
Kedua. Sepertiga malam yang kedua dari sekitar pukul 22.00 WIB sampai 01.00 WIB.
Ketiga. Sepertiga malam yang ketiga dari sekitar pukul 01.00 WIB sampai 04.00 WIB.

Sholat tahajud meskipun hukumnya hanya sholat sunnah, tapi sangat dianjurkan dalam agama islam.
Allah  Swt berfirman Q.S Al-Isra ayat 79

وَمِنَ ٱلَّيۡلِ فَتَهَجَّدۡ بِهِۦ نَافِلَةٗ لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبۡعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامٗا مَّحۡمُودٗا  ٧٩
Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

Allah Swt, berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan sholat tahajud dengan ikhlas. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw:

“sesungguhnya di malam hari, ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikkan di dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, itu berlangsung setiap malam.” (H.R Muslim)

Sholat tahajud membawa kebaikkan di dunia dan akhirat. Orang yang dalam kesulitan, seharusnya melakukan shalat tahajud untuk memohon pertolongan dari Allah. Dan Allah telah berjanji akan mengabulkan bagi hambanya yang meminta kepadanya baik itu keluasan rezeki maupun hidup yang bahagia.   

Jurus Ketiga: Sedekah

Sedekah berasal dari bahasa arab yaitu shadaqah. Sedekah berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara sepontan dan suka rela tanpa di batasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah juga dapat berarti sebagai suatu pemberian yang diberikan oleh seeorang sebagai kebajikan yang mengharap rida Allah Swt semata.

Di dalam Al-Qur’an, banyak sekali ayat yang menganjurkan kaum muslim untuk senantiasa melakukan atau memberikan sedekah.

Allah berfirman dalam Q.S An-nisa ayat 114

لَّا خَيۡرَ فِي كَثِيرٖ مِّن نَّجۡوَىٰهُمۡ إِلَّا مَنۡ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوۡ مَعۡرُوفٍ أَوۡ إِصۡلَٰحِۢ بَيۡنَ ٱلنَّاسِۚ وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٰلِكَ ٱبۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِ ٱللَّهِ فَسَوۡفَ نُؤۡتِيهِ أَجۡرًا عَظِيمٗا  ١١٤

Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.

Sedekah yang dikeluarkan, baik banyak maupun sedikit akan mendapatkan ganjaran mulia baik ketika di dunia lebih-lebih di akhirat. Di antara manfaatnya di dunia adalah dapat membersihkan harta.

Rasulullah saw bersabda:

“lindungi hartamu dengan zakat. Obati sakitmu dengan sedekah, dan hadapi gelombang hidup dengan tawadhu kepada Allah dan doa." (HR. Baihaqi)

Selain itu, sedekah juga dapat menolak bencana dan penyakit sebagaimana sabda Rasulullah saw:

“obatilah orang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Baihaqi)

Manfaat yang lain dari sedekah adalah mendatangkan keberkahan dari harta yang kita dapatkan dan apa yang kita sedekahkan akan Allah ganti yang lebih baik dari apa yang kita sedekahkan. Itulah manfaat sedekah bagi para pelakunya.

Jurus Keempat: Silaturahmi 

Silaturahmi berasal dari kata silat dan rahim. Dalam bahasa arab silat artinya menyambung, sedangkan rahim artinya kasi sayang. Jadi silaturahmi adalah menyambung kasih sayang yang biasa dilakukan dengan saling berkunjung.

Keutaman dan manfaat silaturahmi yang dijanjikan Allah banyak sekali diantara salah satunya  adalah dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

Rasulullah saw bersabda:

“barangsiapa yang senang untuk dilapangkan (atau diberkahi) rezekinya atau ditunda (dipanjangkan) umurnya maka hendaknya ia bersilaturahim.” (HR. Mutafaqun’alaih)

Jurus Kelima: Zikir Dan Istighfar

Rasulullah saw bersabda:

“barang siapa memperbanyak istighfar, maka Allah akan melapangkan setiap kesusahannya, memberi jalan keluar setiap kesukarannya, dan memberi tanpa diduga-duga.” (HR. Abu Daud dan Nasa’i)

Hati yang bersih akan mendorong seseorang untuk mendapatkan rezeki yang baik dan halal. Dari rezeki yang halal inilah turun keberkahan dari Allah. Sebaliknya, hati yang dihiasi dosa, akan mendorong pemiliknya melakukan kejahatan. Pada akhirnya, perbadi yang kotor oleh dosa akan jauh dari keberkahan rezeki dari Allah. Sebagaimana yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Ibnu Majah.

Rasulullah saw bersabda:

“seorang hamba dicegah dari rezeki akibat dosa yang diperbuatnya.”

Jika ketakwaan merupakan penyebab datangnya rezeki, maka meninggalkan dapat menimbulkan kefakiran. Imam Al-Qurthubi mengatakan dalam tafsirnya bahwa buah dari istighfar dan tobat adalah Allah akan memberi kenikmatan kepada kita dengan berbagai manfaat berupa kelapangan rezeki dan kemakmuran hidup. Allah juga tidak akan menyiksa orang-orang yang istighfar dan tobat-Nya,  sebagaimana dilakukan-Nya terhadap orang-orang yang dibinasakan sebelum kalian.  Janji Allah Yang Maha Mulia itu di utarakan dalam bentuk pemberian balasan sesuai dengan syarat-Nya.   

Jurus Keenam: Memperbanyak Membaca Al-Waqiah

Hikmah membaca surah Al-Waqiah yang dapat melancarkan rezeki sesungghnya pernah disampaikan oleh Abdullah bin Mas’ud kepada Utsman bin Affan sewaktu Utsman menjenguk Abdullah bin Mas’ud.

“apakah engkau mengkhawatirkan kemiskinan pada putriku? Sesungguhnya aku telah memerintahkan mereka untuk membaca surah Al-Waqiah setiap malamnya. Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘barang siapa yang membaca surah al-waqiah setiap malam maka dirinya tidak akan ditimpa kemiskinan selama-lamanya.’”

Hadis yang disampaikan oleh Abdullah bin Mas’ud ini yang menjadi acuan bahwa zikir surah Al-Waqiah pada setiap malam akan menjauhkan kita dari kemiskinan. Dengan istiqomah membaca surah Al-Waqiah setiap malam, insya Allah akan terkabul apa yang kita hajatkan dan terpenuhi kebutuhan kita.

Jurus Ketujuh: Istiqomah Bershalawat

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا  ٥٦

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.

Shalawat adalah sebuah ibadah yang tidak terbatas alam, jarak ataupun waktu. Artinya bila diucapkan akan menembus alam langit yang sangat jauh. Shalawat itu didengar para malaikat lalu para malaikat itu turut menyampaikan doa bagi manusia yang mengucpkannya. 

Rasulullah saw bersabda:

“tidak ada salah seorang di antara kamu yang mengucapkan salam kepadaku sesudah aku mati melainkan malaikat Jibril datang kepadaku seraya mengucapkan: ‘wahai Muhammad, ini fulan bin fulan mengucapkan salam untukmu’, maka aku menjawab: ‘dan atasnya salam dan rahmat serta berkah dari Allah’.” (HR. Abu Daud) 

Ada banyak manfaat dari mengucapkan shalawat dan salam kepada junjungan kita Rasulullah saw. Di antaranya yaitu doa kita lekas dikabulkan oleh Allah Swt. Sebuah hadis menceritakan bahwa Umar bin Khatab pernah berkata:

“saya mendengar bahwa doa itu ditahan diantara langit dan bumi, tidak dapat naik, sehingga dibacakan shalawat atas nabi Muhammad saw." (HR. Tirmdzi)

Jika kita istiqomah dalam membaca shalawat dengan penuh ikhlas dan mahabbah kepada Rasulullah, insya Allah kita akan di jahui dari kemiskinan dan kefakiran dan segala hajat akan dikabulkan. 

Jurus Kedelapan: Syukur

وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَئِن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡۖ وَلَئِن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٞ  ٧

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (Q.S Ibrahim: 7)

Mensyukuri nikmat juga menunjukan tanda kedekatan dan kecintaan hamba kepada Allah. Orang-orang yang bersyukur memiliki kesadaran dan kemampuan untuk melihat keindahan dan kenikmatan yang dikaruniakan Allah. Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang selalu bersyukur. Allah berjanji akan menambah nikmat kepada hamba-hamba-Nya yang mensyukuri nikmat-Nya, baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Itulah delapan jurus yang dapat mendatangkan kekayaan yang halal dan berkah semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr.Wb

uchu budi Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang banyak.

0 Response to " Jurus Langit Menjadi Kaya Raya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel