6 Adab dalam Berdoa


Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Q.S Al-A’raf 7: 55


Para pembaca yang dimuliakan oleh Allah, ketahuilah bahwa ketika seorang hamba meminta kepada Allah SWT tentu ada adab yang harus diperhatikan dan dilakukan, agar doa kita dikabulkan oleh Allah. Di antara adab-adab tersebut:

Mengawali dengan memuji Allah SWT dan bershalawat kepada Rasulullah saw.


Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw dalam sebuah hadis:

Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw mendengar seseorang berdoa dalam sholatnya tanpa mengagungkan Allah terlebih dahulu dan juga tidak bershalawat. Rasulullah saw berkata “orang ini tergesa-gesa” kemudian orang tersebut di panggil dan Rasulullah saw bersabda kepadanya dan juga kepada yang lain “apabila salah seorang dari kalian berdoa maka hendaknya dia memulai dengan memuji Allah SWT dan menyanjung-Nya. Kemudian hendaknya dia membaca shalawat atas Nabi saw, baru kemudian silahkan dia berdoa apa saja yang ia inginkan.” (H.R Tirmidzi, Abu Daud, dan Ahmad)

Menghadap kiblat


Akan menjadi lebih baik, berdoa dengan menghadap kiblat. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Abdullah bin Zaid Al-Mazini ra. Menuturkan, “saya melihat Rasulullah saw pada hari beliau keluar untuk sholat istisqa, Rasulullah saw membelakangi manusia dan menghadap kiblat untuk berdoa.”

Berdoalah dengan suara yang lembut.


Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al-A’raf ayat 55

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةًۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ  (٥٥) 

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

Berdoalah dengan rasa harap dan cemas


Sebagaimana firman Allah dalam Q.S Al-A’raf ayat 56

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًاۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ  (٥٦

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Bersungguh-sungguh dalam berdoa


Sebagaimana yang diriwatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda:

“jangan sekali-kali salah seorang di antara kalian (sewaktu berdoa) mengucapkan: “ya Allah ampunilah saya jika Engkau suka ya Allah, belas kasihilah saya jika engkau berkenan. Tetapi hendaklah ia bersungguh-sungguh dalam meminta itu karena hal itu tidak ada keberatan bagi-Nya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Jangan berdoa untuk sesuatu yang dosa


Rasulullah saw bersabda: “tiada seorang muslim diatas bumi yang memanjatkan suatu doa kepada Allah, kecuali pasti Allah berikan apa yang dia minta atau Dia hindarkan darinya keburukan yang setara dengan itu, selama ia tidak memohon sesuatu yang berdosa atau memutuskan hubungan kekerabatan”. (HR.Tirmidzi)

Itulah enam adab berdoa yang harus kita perhatikan ketika kita berdoa kepada Allah. Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum Wr.Wb 


uchu budi Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang banyak.

0 Response to "6 Adab dalam Berdoa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel