Taks Bacaan Talkin Mayit Bahasa Indonesia

Taks Bacaan Talkin Mayit Bahasa Indonesia

Assamu'alaikum Wr.Wb. sobat santri kali ini kita akan menyampaikan bagaimana cara membaca talkin dengan benar. lansung saja sobat bisa save artikel dibawah ini.


ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣﻤَﻦِ ﺍﻟﺮﺣِﻴﻢِ ﻛُﻞُّ ﻧَﻔْﺲٍ ﺫَﺍﺋِﻘَﺔُ ﺍﻟﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺗُﻮَﻓَّﻮْﻥَ ﺃُﺟُﻮْﺭَﻛُﻢْ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻓَﻤَﻦْ ﺯُﺣْﺰِﺡَ ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻭَﺃُﺩْﺧِﻞَ ﺍﻟﺠَﻨَّﺔَ ﻓَﻘَﺪْ ﻓَﺎﺯَ ﻭَﻣَﺎ ﺍﻟﺤَﻴَﺎﺓُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺍِﻻَّ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍﻟﻐُﺮُﻭْﺭِ ﻳَﺎ ﻋﺒﺪَﺍﻟﻠﻪِ ﺑِﻦْ ﺃَﻣَﺔَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍُﺫْﻛِﺮِ ﺍﻟﻌَﻬْﺪَ ﺍﻟﺬِﻱ ﺧَﺮَﺟْﺖَ ﻋَﻠَﻴﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪُﻧْﻴَﺎ ﺷَﻬَﺎﺩَﺓَ ﺍَﻥْ ﻻَ ﺍِﻟَﻪَ ﺍِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪ ﻭَ ﺍَﻥَّ ﻣﺤﻤﺪًﺍ ﻋﺒﺪُﻩُ ﻭﺭﺳﻮﻟُﻪُ ﻭﺃﻥَّ ﺍﻟﺠﻨﺔَ ﺣﻖٌ ﻭ ﺃﻥَّ ﺍﻟﻨﺎﺭَ ﺣﻖٌ ﻭﺍﻥَّ ﺍﻟﺒﻌﺚَ ﺣﻖٌ ﻭﺍﻥَّ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔَ ﺁﺗِﻴَﺔٌ ﻻَ ﺭَﻳْﺐَ ﻓِﻴْﻬَﺎ ﻭ ﺍﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳَﺒْﻌَﺚُ ﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟﻘُﺒُﻮْﺭِ ﻭﺍَﻧَّﻚَ ﺭَﺿِﻴْﺖُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﺭَﺑًّﺎ ﻭﺑِﺎﻻﺳْﻠَﺎﻡِ ﺩِﻳْﻨًﺎ ﻭ ﺑِﻤﺤﻤﺪٍ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻧَﺒِﻴًّﺎ ﻭَ ﺑِﺎﻟﻘﺮﺁﻥِ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ ﻭﺑِﺎﻟﻜَﻌْﺒَﺔِ ﻗِﺒْﻠَﺔً ﻭﺑِﺎﻟﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ ﺍِﺧْﻮَﺍﻧًﺎ ، ﺛَـﺒّـَﺘَﻚَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑِﺎﻟﻘَﻮْﻝِ ﺍﻟﺜَﺎﺑِﺖِ ‏( ﺛﻼﺙ ﻣﺮﺍﺕ ‏) ﻳُﺜَّﺒِﺖُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟﺬِﻳْﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮْﺍ ﺑِﺎﻟﻘَﻮْﻝِ ﺍﻟﺜَﺎﺑِﺖِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُﻧْﻴَﺎ ﻭَ ﻓِﻲ ﺍﻻَﺧِﺮَﺓِ ﻳَﺎ ﺍَﻳَّﺘُﻬَﺎ ﺍﻟﻨَﻔْﺲُ ﺍﻟﻤُﻄْﻤَﺌِﻨَّﺔِ ﺍﺭْﺟِﻌِﻲ ﺍِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻚِ ﺭَﺍﺿِﻴَﺔً ﻣَﺮْﺿِﻴَّﺔً ﻓَﺎﺩْﺧُﻠِﻲ ﻓِﻲ ﻋِﺒَﺎﺩِﻱ ﻭَﺍﺩْﺧُﻠِﻲ ﺟَﻨَّﺘِﻲ


Wahai Ayahnda... ibunda.. saudara (i).


Mudah-mudahan pada detik ini, pada saat ini engkau dilimpahkan rahmat dan kasih sayang oleh Allah SWT.


Ketahuilah Ayahnda... ibunda... saudara (i). 



Bahwa pada saat ini telah sampailah batas umur engkau yang telah ditentukan oleh Allah SWT sekedar untuk hidup engkau di dunia ini, engkau sekarang telah berada di perut bumi  dan telah meninggal dunia meninggalkan segala-galanya, sekalipun engkau masih mengharapkan umur yang panjang, dan kaum keluarga engkau pun belum sanggup untuk berpisah dan bercerai dengan engkau. Namun janji Allah dan ketentuannya tidak akan berubah sedikitpun sebagaimana yang di jelaskan dalam firmannya
(tulisan arab)

“Maka apabila tiba ajal mereka sedikitpun tak bergeser waktunya atau terlambat satu detik sekalipun”

Ketauilah Ayahnda... ibunda... sadara (i)  


Di dalam kuburan ini, engkau  telah dapat merasakan nasib  engkau di padang  mahsyar  nanti apakah bahagia atau merugi karena kuburan ini bisa merupakan(bhs arab)

Ataupun bisa merupkan satu lubang dari lubang surga dan bisa pula merupakan satu lubang dari lubang api neraka, keadaan ini menurut bagaiamana orang yang di dalamnya.
(tulisan arab)

“Jika penghuninya baik maka baik pula keadaannya, dan jika penghuninya tidak baik maka tidak baik pula kadaannya”

Tetapi tenanglah wahai Ayahnda... ibunda... saudara (I)
(tulisan arab)

“Jangan takut dan jangan gentar sesungguhnya  Allah bersama kita”


Wahai Ayahanda.... ibunda... saudara (i) 


Apabila engkau di datangi oleh dua  malaikat sambutlah kedatangan mereka itu dengan tenang, karena mereka pun hamba Allah juga seperti kita, mereka semua datang kepada engkau untuk menanyakan  beberapa macam persoalan yang penting. Tidak lepas dari enam persoalan, tiga persoalan pokok yaitu tentang tauhid kepada Allah SWT.

Pertama dia tanyakan kepada engkau “Siapa Tuhan engkau?” ( ma Rabuka)

Maka jawablah dengan lisan yang fasih dan iktikad  yang syah.
(Allah hu Rabbi ) bahwa tuhanku adalah Allah Rabbul Alamin.

Kedua ditanyakan kepada engkau( ma Nabi yuka) “siapa nabi engkau?”

maka jawablah (Muhammad Nabiyi) “bahwa Nabi Muhammdad SAW adalah nabiku”

Ketiga ditanyakan pula kepada engkau (ma dinuka) “dan apakah Agama engkau?”, maka jawablah  dengan rasa syukur  dan gembira

(Islam din ni) “dan islam itu adalah Agamaku”

Yang kedua persoalan muamalah  yaitu tentang amal dan ibadah kepada Allah SWT. Pertama ditanya kepada engkau (ma imamuka) ”dan siapakah imama engkau?”

Maka katakanlah (al-quran wa sunnati nabiyyi) “dan yang menjadi imamku  adalah Al-Quran Nulkarim dan Sunnah Rasulullah atau Al-Hadits inilah peganganku, yang tidak sesat untuk selama lamanya.”

Kedua yang ditanyakan kepada engkau (ma kiblatuka) “di manakah kiblat engkau?”

Maka katakanlah dengan segera (ka'ah kiblati) “dan Ka’bah itu  adalah kiblatku yang menjadi hadapan di dalam mengerjakan ibadah sembahyang dan tawaf tatkala mengerjakan ibadah haji”.

Satu persoalan yaitu tentang bermasyarakat. Adapun yang ditanyakan kepada engkau (ma ikhwanuka)  “dan siapa saudra engkau?”

Maka katakanlah (muslimin wa muslimat) “semua kaum muslimin dan muslimat tu adalah saudara-saudaraku terhadap mereka aku bermusyawarah, dan tolong menolong, baik soal dunia, maupun soal akhirat”.

Sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Quran (tulisan arab)

Artinya “sesungguhnya orang mu’min itu bersaudara, maka hendaklah kamu berbuat baik terhadap saudara saudaramu.”


Wahai Ayahanda ... ibunda...saudara(i)


Inilah kiranya tanya jawab antara engkau dan malaikat tersebut. Mudah-mudahan engkau dapat menjawab  dengan tepat dan sempurna. Dan mudah-mudahan engkau dipelihara oleh Allah Subhanahu Wataa’ala serta di karuniakan rahmatnya padamu. Dan kami pun menyadari bahwa semua hamba Allah pasti akan mengalami seperti apa yang engkau alami sekarang ini. Insya allah kita akan bertemu nanti di hari kiamat, kita akan sama-sama menerima ganjaran pahala kita masing-masing.


Wahai Ayahanda... ibunda... saudara (i).


Sebentar lagi kami akan meninggalkan engkau seorang di sini di tempat ini, tak berteman seorang pun, tak ada yang rela masuk ke liang kubur, kecuali amal soleh yang menjadi suluh dalam kuburmu. Akhirnya kata perpisahan dari kami yang hadir ini dari keluargamu,pemilikmu, dan sahabatmu handai taulani, berdoa kepada Allah Subhanahu Wataa’la

Ya Allah Ya tuhan kami, karuniakanlah rahmat dan nikmatmu kepada hambamu ini dan terimalah semua amal baiknya serta berikanlah ganjaran pahala dan berlipat ganda. Demikian ya Allah beri kesabaran dan ketabahan hati kepada semua keluyarga yang di tinggalkan dalam menerima musibah ini.... aamiin ya rabbal alamin.

ﻧَﺴْﺘَﻮْﺩِﻋُﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬـُﻢَّ ﻳَﺎ ﺃَﻧِﻴْﺲَ ﻛُﻞِّ ﻭَﺣِﻴْﺪٍ ﻭَﻳَﺎ ﺣَﺎﺿِﺮًﺍ ﻟَﻴْﺲَ ﺑِﻐَﺎﺋِﺐٍ , ﺁﻧِﺲْ ﻭَﺣْﺪَﺗَﻨَﺎ ﻭَﻭَﺣْﺪَﺗَﻪُ ﻭَﺍﺭْﺣَﻢْ ﻏُﺮْﺑَﺘَﻨَﺎﻭَﻏُﺮْﺑَﺘَﻪُ ﻭَﻟَﻘِّﻨْﻪُ ﺣُﺠَّﺘَﻪُ ﻭَﻻَ ﺗَﻔْﺘِﻨَّﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﻭَﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﻟَﻪُ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ 

“ Kami menitipkan saudaraku kepada-Mu ya Allah, Ya Tuhan yang memberi kesenangan setiap orang yang mendirikan, Ya Tuhan yang selalu hadir tidak pernah absen berilah kesenangan atas kesendirian saudaraku ini. Kasihanilah pengembaraan kami dan pengembaraan saudara kami ini, peringatkanlah dua dari hujjah yang telah kami ajarkan kepadanya, janganlah Engkau menfitnah kami sesudah dia meninggal dan ampunilah kami dan dia wahai Tuhan seluruh Alam ”.

Mungkin itu saja contoh bacaan talkin mayit semoga bermanfaat dan bisa di amalkan.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb
uchu budi Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang banyak.

0 Response to "Taks Bacaan Talkin Mayit Bahasa Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel