Membentuk Akhlaq Dengan Al-Quran

Al-Quran adalah kalam Allah yang di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril secara berangsur-angsur (mutawatir) dan merupakan wahyu yang utama. Al-Qur’an juga merupakan rukun iman yang ke-3 mengimani Al-Quran merupakan kewajiban bagi setiap muslim.
Al-Qur’an merupakan wahyu yang paling agung yang terjaga kesuciannya dan kemurniannya. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran surah al-hijr: 9
إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ  ٩
“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. (Q.S Al-Hijr: 9)
Selain itu kelebihan Al-Quran adalah ia akan memberikan syafaatnya di yaumil qiyamat nanti sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW.

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِه 
Artinya “bacalah Al-Qur’an karena Al-Quran akan menjadi syafaat di bagi pembacanya yaumil qiyamat” (H.R Muslim 804)
Akhlaq merupakan bentuk jamak dalam bahasa arab yaitu khuluk yang artinya perangai, tingkah atau tabiat, sedangkan menurut istilah akhlaq adalah tingkah laku atau keinginan yang secara sadar untuk melakukan perbuatan baik. Islam sangat menekankan pentingnya berakhlakul karimah (berakhlak yang baik), bahkan nabi di utus di permukaan bumi ini untuk menyempurnakan akhlaq, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW.

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاق
Sesungguhnya aku di utus untuk akhlaq yang mulia”. (H.R Ahmad no 8952).
Dari hadits di atas jelaslah bahwa nabi adalah suri taulah yang agung, yang mempunyai akhlaq yang begitu mulia bahkan nabi sendiri memilik sebutan al-amin, artinya yang dapat dipercaya. Lalu bagimana kita bisa mencontoh dan mengamalkan apa yang pernah Rasulullah sampaikan sedangkan Rasulullah tidak berada di tengah-tengah kita. Maka sebelum Rasulullah wafat, Rasulullah pernah berpesan kepada sahabat-sahabatnya yang mana yang artinya:

“Tidaklah aku tinggalkan pada kalian dua perakata jika kalian berpegang kepada keduanya maka kalian tidak akan tersesat selama-lamanya yaitu al-quran dan sunnahku”. (hadits)

Itulah pesan yang di sampaikan Rasulullah sebelum beliau meninggalkan kita, tetapi yang terjadi sekarang manusia banyak yang jauh dari Al-Qur’an bahkan mereka enggan membacanya. Maka dari itu tanamkanlah dalam keluarga kita untuk mencintai Al-Qur’an dengan cara sebagai mana yang diajarakan ulama-ulama terdahulu:

Pertama Membaca Al-Qur’an Beserta Tafsirnya.
Kenapa kita harus membaca Al-Qur’an, karena tanpa membaca ayat Al-Qur’an kita tidak tahu isi kandungan yang ada di dalam Al-Quran, dan membaca juga termasuk perintah Allah yang yang mana terdapat dalam qu-ran surat Al-Alaq ayat 1 sampai 5.

ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ  ١ خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ  ٢ ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ  ٣ ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ  ٤ عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ  ٥

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”. (Q.S Al-Alaq 1-5).

Al-Qur’an surah Al-Alaq ini merupakan wahyu pertama yang disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW, maka dengan kita banyak membaca Al-Qur’an beserta tafsirannya maka kita akan mengetahui kisah-kisah yang terdapat di dalam Al-Quran yang nantinya dapat kita ambil pelajaran dari kisah-kisah di dalam Al-Qur’an, dan dengan membaca al-qur’an kita akan tahuh akan aturan-aturan yang mana yang harus kita kerjakan dan yang mana yang harus kita jauhui.

Kedua Mengamalkan Isi Kandungan Yang Terdapat Di Dalam Al-Qur’an.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya:
sesungguhnya Allah menganggakat derajat kedudukan beberapa kaum, berkat Al-qur’an (mereka suka menerimanya sebagai pedoman hidup), dan Allah akan menjatuhkan kedudukan kaum atau bangsa lainnya, juga akibat Al-Quran (karena mereka menentang dan mengejek atau meremehkan Al-Qur’an)”. (H.R Muslim dan Ibnu Majjah).

Dalam hadits ini Rasulullah SAW menjelaskan bahwa, kita tidak hanya disuruh untuk membaca Al-Quran dan yang terpenting dari itu adalah mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an, dengan mengamalkan Al-Qur’an Allah akan mengangkan kedudukan mereka dan sebaliknya bagi mereka yang jauh akan Al-Qur’an mereka membinasakan mereka. Maka sesungguhnya Al-Quran tidak ada keraguan bagi mereka yang beriman. Sebagimana firman Allah dalam Q.S Al-Baqarah ayat 2
ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدٗى لِّلۡمُتَّقِينَ  ٢
“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa”
Semoga kita dapat menerapkan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin ya rabbal ‘alamin 




uchu budi Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang banyak.

0 Response to "Membentuk Akhlaq Dengan Al-Quran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel